Kelebihan atau Keuntungan dan Kekurangan atau Kerugian IUD atau KB Spiral

Posting : 13 Jul 2019



Ada berbagai macam jenis KB antara lain PIL, Suntik, Kondom, Alami dan Spiral atau IUD. Kali ini kita akan membahas seluk beluk KB IUD atau Spiral. Kenapa ? Karna akhir-akhir ini ada banyak peminat pemakainya. Konon KB Spiral ini hampir efektif 100 % mencegah kehamilan. Namun, apakah kalian telah mengetahui keuntungan dan kerugian KB jenis ini ?

 

Apa itu IUD atau KB Spiral ?
IUD adalah alat kontrasepsi berbahan plastik dilapisi dengan tembaga atau hormon berbentuk T ditempatkan ada rahim untuk mencegah terjadinya kehamilan. KB Spiral dibagi menjadi 2 jenis yaitu IUD Lapis Tembaga dan IUD hormonal. IUD lapis Tembaga efektif mencegah kehamilan hingga 10 tahun. Sedangkan IUD Hormonal hanya efektif mencegah kehamilan 3-5 tahun saja. Seperti jenis KB lainnya IUD dapat digunakan oleh ibu setelah melahirkan > 40hari. atau 1,5-2bulan.

 

Kelebihan atau Keuntungan KB Spiral
ada  banyak keuntungan yang dapat dinikmati oleh para pemakai KB Spiral antara lain :

  • Jangka Waktu Pemakaian yang lama
  • Kenyamanan dalam berhubungan intim karna keefektifannya.
  • Mahal saat pemasangan namun Efisien untuk jangka Panjang.
  • Tidak menimbulkan efek samping obesitas alias kegemukan seperti jenis KB lainnya.
  • Kesuburan rahim dapat cepat kembali setelah dilepas.
  • Bisa dilepas kapan saja seperti KB Pil dan lainnya.
  • Mengurangi resiko terkena kanker endometrium dan serviks.
  • Mengurangi efek nyeri dan kram saat PMS juga derasnya aliran darah.

 

Kekurangan atau Kerugian KB IUD atau Spiral
ada kelebihan pasti ada kekurangan karna hanya Allah SWT yang sempurna. Beberapa kekurangan KB Spiral akan menyebabkan kengerian bagi pemakainya antara lain :

  • Ada rasa tidak nyaman sesaat setelah pemasangan.
  • Bila posisi bergeser atau berubah akan meningkatkan resiko kehamilan.
  • Pada awal pemakaian dapat mengalami pendarahan.
  • IUD Tembaga akan mengakibatkan efek menstruasi yang lebih hebat.
  • IUD Hormonal tidak akan mengalami menstruasi sama sekali.
  • Tidak mencegah resiko penyakit kelamin menular.
  • Tidak dapat digunakan bagi penderita Kanker Serviks, kelainan pada rahim, radang panggul, liver, kanker payudara dan penyakit kelamin.