Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie

Posting : 06 Sep 2019



BJ Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936 merupakan Presiden ketiga Indonesia pasca-lengsernya Soeharto yang diwarnai pergolakan reformasi 1998-1999. Jabatannya digantikan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang terpilih sebagai presiden pada 20 Oktober 1999 oleh MPR hasil Pemilu 1999. Dengan menjabat selama 2 bulan dan 7 hari sebagai wakil presiden, dan 1 tahun dan 5 bulan sebagai presiden, Habibie merupakan wakil presiden dan juga presiden dengan masa jabatan tersingkat.

Ia merupakan seorang insinyur yang berhasil membuat pesawat terbang yang diakui dunia. Ia merupakan anak keempat dari delapan bersaudara dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A Tuti Marini Puspowardojo. Sang ayah berasal dari Gorontalo dan sang ibu berasal dari Yogyakarta.

Ia dulunya bersekolah di SMAK Dago, Bandung yang kemudian dilanjutkan dengan kuliah di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Mesin pada tahun 1954. Habibie hanya menghabiskan waktu 6 bulan untuk studinya di ITB karena 1 tahun kemudian melanjutkan pendidikan di Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule (RWTH), Aachen, Jerman. Ia meraih dua gelar sekaligus dalam kurun waktu tahun 1955 hingga 1965, yaitu Diplom Ingenieur pada tahun 1960 dan Doktor Ingenieur pada tahun 1965 dengan predikat summa cum laude.

Setelah menikah Habibie dan sang istri (Hasri Ainun Besari atau ibu Ainun Habibie) pun tinggal di Jerman. Setelah menyelesaikan studi doktoralnya, ia bekerja di berbagai perusahaan penerbangan dan konstruksi pesawat. Keduanya menikah pada tanggal 12 Mei 1962 dan dikarunia dua oang anak yaitu Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie.