Bali Menyesal Menomor Duakan Wisatawan Domestik

Posting : 11 Mar 2020



Babah virus corona menyebar di seluruh penjuru negara di dunia, pariwisata Bali merasakan pukulan paling kencang. Diketahui, pemerintah beberapa waktu lalu telah menutup seluruh penerbangan sementara waktu dari dan ke China. Padahal, China menyumbang wisatawan mancanegara paling banyak ke Bali. Penutupan penerbangan ini juga diberlakukan ke beberapa negara diantaranya italia, iran, jepang.

Sekarang, Bali kelimpungan melirik wisawatawan domestik, seraya berjanji tidak akan menomorduakan wisatawan domestik. "Kami mengarah sekarang ke tamu domestik. Ketika kami sering atau ketergantungan dengan tamu mancanegara terlalu tinggi. Kami sering terlalu abai terhadap kemampuan atau potensi domestik kita. Padahal, jumlahnya besar sekali," ungkap Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Denpasar, Selasa (11/3).

Sejak virus corona mewabah, 1-2 bulan terakhir, pengusaha di Bali mengaku bisnis lesu. Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Bali bilang beberapa perusahaan sudah menerapkan cuti tanpa digaji atau tdak dibayar.

Sekretaris FSPM Bali Ida I Dewa Made Rai Budi Darsana mengatakan perusahaan sudah meminta kepada para pekerja untuk cuti tanpa bayaran selama 5 hari hingga 15 hari. "Kebijakan seperti ini sangat lah tidak adil bagi para pekerja," ujarnya di Denpasar, Minggu (8/3).

Menurut Rai, sejumlah perusahaan sudah bereaksi dengan memberlakukan cuti tanpa dibayar. "Kami minta hal ini dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah dengan memberi solusi-solusi terbaik kepada pengusaha agar pekerjanya tidak sampai dijadikan korban atas situasi ini," imbuh Rai.